Sepucuk Surat Untuk Diriku dan Saudaraku

suratBanyak diantara kita yang memandang hidup ini identik dengan menikmati berbagai kesenangan dan keindahan duniawi saja. Sehingga banyak diantara kita menghabiskan waktunya hanya untuk mengurusi dan meraih urusan dunia saja. Sehingga dunia yang fana ini telah berhasil memperdaya kita dan telah membuat kita lupa akan kehidupan akhirat yang telah menanti-nanti. Wajar ada sebagian diantara kita tidak mengimani adanya kehidupan setelah mati yaitu kehidupan yang kekal diakhirat nanti. Sungguh Allah telah menggambarkan keadaan ini didalam firmanNya tentang pendapat para pengejar dunia tentang kehidupan di dunia ini:

” Kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita didunia ini, kita mati dan kita hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi.” (1)

Saudaraku..


Sungguh orang-orang seperti ini pada hakikatnya sudah putus asa untuk menggapai kedudukan yang lebih mulia dan lebih utama. Sebab hakekat hidup jelas bertolak belakang dengan apa yang diduga oleh sebagian diantara kita.

Saudaraku..

Hidup pada hakikatnya adalah mengabdikan diri dengan beribadah kepada Allah, Dzat Yang Maha Berkuasa yang telah menciptakan kita. Itulah tujuan penciptaan kita. Allah telah berfirman:

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (2)

Maka selayaknyalah bagi bagi kita sebagai seorang yang diberi nikmat yang begitu besar ini oleh Allah yakninya nikmat beragama Islam untuk memperhatikan setiap detik yang kita lalui. Jangan sampai waktu kita yang tersisa ini terbuang percuma tanpa ada nilai ibadah disisi Allah.

Saudaraku..

Sungguh waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali selamanya. Namun ironisnya, banyak diantara kita yang begitu sedih ketika kehilangan harta bendanya, namun begitu begitu banyak diantara kita yang tidak menyayangkan setiap umurnya yang telah terbuang bertahun-tahun lamanya. Padahal umur kita didunia ini sangatlah singkat. Dan baik ataupun buruknya kita didunia ini, akan mempengaruhi kehidupan kita selanjutnya. Kita akan melewati masa penantian yang panjang di alam barzakh dan kita akan mengalami kehidupan yang kekal diakhirat kelak.

Umur kita adalah kesempatan kita untuk beramal, sebab diakhirat nanti adalah waktunya untuk menghitung amal ibadah kita dan tidak akan ada lagi kesempatan untuk beramal dan sekali-kali kita tidak akan dikembalikan oleh Allah kedunia ini lagi untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan sebuah wasiat yang sangat agung bagi kita, beliau bersabda:

” Pergunakanlah yang lima sebelum datang yang lima: Masa mudamu sebelum datag masa tua, masa sehatmu sebelum datang masa sakit, masa kayamu sebelum datang masa miskin, masa luangmu sebelum datang masa sibuk, masa hidupmu sebelum datang kematian.” (3)

Sungguh ini adalah wasiat yang sangat komplit. Mengarahkan dan menunjuki setiap muslim kepada jalan yang seharusnya ditempuh dalam kehidupan ini. Dan didalamnya juga berisi penjelasan sebab-sebab untuk meraih keselamatan didunia dan akhirat. Alangkah butuhnya kita kepada sebab-sebab tersebut yang apabila kita tidak mendapatkan petunjuk dari Allah untuk menempuh sebab-sebab tersebut, niscaya kita akan tetap terombang-ambing dalam kehidupan dunia yang melelahkan ini sampai ajal menjemput kita. Sungguh hidup ini hanyalah kumpulan hari-hari. Betapa merugi bila kita terus terbuai angan-angan sehingga kita lupa untuk memperbaiki diri dan memperbaiki amal-amal kita..

Saudaraku..

Janganlah berputus asa dari rahmat Allah..

Sungguh Allah Maha Penyayang terhadap hamba-hambanya..

Tempuhlah jalan-jalan menuju pintu hidayah..

Mintalah ditunjuki oleh Allah kepada pintu-pintu hidayah..

Karena hidayah itu tidak akan datang dengan cuma-cuma..

Yogyakarta, 20 Oktober 2009

Keterangan:

  1. QS. Al Mu’minun: 37
  2. QS. Adz-Dzariyat: 56
  3. Hadits Shohih, diriwayatkan oleh Al-Hakim

Artikel: gunawananeva.wordpress.com

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: