Sudahkah Anda Memasang Niat Untuk Mengerjakan Amal Shalih Hari Ini??

Diriwayatkan dari sahabat Nabi, Abdullah Ibnu Abbas radhiyallah ‘anhu’ bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits qudsi, Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah menulis setiap kebaikan dan kejelekan, lantas Dia menjelaskan: “Barang siapa berniat melakukan kebaikan namun ia tidak jadi melaksanakannya maka Allah telah menulis untuknya satu kebaikan yang sempurna, tapi apabila ia melaksanakan maka Allah akan tulis untuknya sepuluh hingga tujuh ratus kali lipas kebaikan, atau dilipat gandakan lebih dari itu. Namun barang siapa yang berniat melakukan kejahatan namun ia tidak jadi melakukannya, maka Allah tulis untuknya satu kebaikan yang sempurna, tetapi apabila perbuatan itu jadi ia lakukan maka Allah menuliskan untuknya satu dosa kejahatan.” (1)

Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menjelaskan kepada kita sebuah perkara yang sangat berharga, yang akan membuka pintu perbendaharaan kebaikan bagi umatnya.

Ada apa dibalik perbendaharaan tersebut? Sungguh terdapat solusi bagi semua solusi bagi semua problematika manusia. Yaitu kapankah sebuah amal menjadi bernilai dan kapankah sebuah amal menjadi bernilai dan kapankah sebuah amal kehilanga nilainya?  Bilakah amalannya ditolak? Apa yang diinginkan olehnya dari amal tersebut?

Sungguh niat harus selalu terpasang dalam setiap amalan yang kelak menghasilkan pahala apabila amal itu ikhlas semata-mata karena Allah. Sebab, ikhlas adalah syarat diterimanya sebuah amal. Dan Allah hanya menerima amal yang ikhlas semata-mata mengharapkan wajah-Nya yang mulia.

Sesungguhnya siapa saja yang berniat melakukan kebajikan maka akan ditulis baginya pahala kebaikan walaupun ia belum sempat melakukannya. Karena niat berbuat baik adalah sebab diamalkannya kebaikan tersebut. Dan sebab-sebab yang baik adalah kebaikan. Dan siapa saja yang berniat melakukan kejahatan kemudian ia tidak jadi melakukannya karena Allah dan bukan karena sebab-sebab lainnya, maka akan ditulis baginya satu pahala kebaikan. Sebab, keinginannya untuk tidak melakukan kejahatan adalah sebuah kebaikan juga. Maka iapun akan diberi pahala kebaikan sebagai balasannya.

Adapun yang dimaksud disini adalah memasang niat berbuat baik dengan tekad untuk mengerjakannya. Bukan memasang niat berbuat baik tetapi sebenarnya tidak ada niatan untuk  mengerjakannya. Sesengguhnya Allah Maha Tahu apa yang terselip dalam hati hamba-hambanya.

Allah berfirman:

“Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun Dia mengemukakan alasan-alasannya” (2)

Maka awalilah hari ini dengan memasang niat untuk melakukan amal-amal shalih disertai tekad untuk mengejakannya.

Referensi: Panduan Amal Sehari Semalam, karya Ustadz Abu Ihsan Al atsari

Keterangan:

  1. Hadits riwayat At-Tarmidzi
  2. QS Al-Qiyamah: 14-15

Artikel: gunawananeva.wordpress.com

    • ikhwan
    • Oktober 31st, 2009

    jazakallah khair atas ilmunya…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: