Dimanakah Allah??

Pada saat ini banyak orang yang mengatakan bahwa Allah ada dimana-mana. Benarkah??. Karena ini adalah masalah agama dan ini tentang sifat-sifat Allah, sedangkan Allah adalah sesuatu yang ghoib bagi kita, sehingga kita tidak akan mengetahuinya kecuali kembali merujuk kepada penjelasan Al-quran dan Hadits Nabi. Mari kita simak dalil-dalil dari Al-quran dan Hadits berikut…

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “(Robb) Yang Maha Pemurah, Yang bersemayam di atas ‘Arsy.” (Thoha: 5). Dan pada enam tempat dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman, “Kemudian Dia Istiwa’ (bersemayam) di atas ‘Arsy.” (Al-A’raf: 54). Allah juga berfirman: “Malaikat-malaikat dan Jibril naik kepada Rabb-Nya dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun” (QS. Al-Ma’arij: 4) dan masih ada lagi dalil dari Al-quran.

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bertanya kepada seorang budak perempuan kepunyaan Mu’awiyah bin Hakam As Sulamiy sebagai ujian keimanan sebelum ia dimerdekakan oleh tuannya. “Beliau bertanya kepada budak perempuan itu, ‘Dimanakah Allah?’ Jawab budak perempuan, ‘Di atas langit’ Beliau bertanya lagi, Siapakah aku? Jawab budak perempuan, ‘Engkau adalah Rosululloh’, Beliau bersabda, ‘Merdekakan dia! Karena sesungguhnya dia seorang mu’minah (perempuan yang beriman)’.” (HR. Muslim dan lainnya)

Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidakkah kalian percaya padaku sedangkan aku adalah kepercayaan Yang berada di atas langit. Datang kepadaku wahyu dari langit di waktu pagi dan petang.” (HR. Bukhori-Muslim). Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Yang Maha Rahman, sayangilah siapa saja yang ada di bumi niscaya kalian akan disayangi oleh Yang berada di atas langit.” (HR Abu Dawud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Imam Al-Albani). Begitu pula dengan hadits pertanyaan Rosululloh kepada budak perempuan yang telah disebutkan di atas. Imam Adz-Dzahabi berkata setelah membawakan hadits budak perempuan di atas, “Demikianlah pendapat kami bahwa setiap orang yang ditanyakan di manakah Alloh, dia segera menjawab dengan fitrahnya, ‘Alloh di atas langit!’ Dan di dalam hadits ini ada dua perkara yang penting; Pertama disyariatkannya pertanyaan, ‘Dimana Allah?’ Kedua, disyariatkannya jawaban yang ditanya, ‘Di atas langit’. Maka siapa yang mengingkari kedua perkara ini maka sesungguhnya dia mengingkari Al-Musthofa shollallohu ‘alaihi wa sallam“. (Mukhtashor Al-’Uluw).

Dari ayat-ayat dan hadits-hadits diatas, sangatlah jelas Allah dan Rasul-Nya menjelaskan bahwa Allah berada di atas langit, bersemayam di atas ‘arsy. Namun cara bersemayam Allah, berbeda dengan apa yang kita bayang, berbeda dengan cara bersemayam yang kita ketahui, tidak akan bisa kita membanyangkannya dan kita juga tidak boleh berusaha untuk membayangkannya. Allah berfirman: “Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Allah” (QS. Asy Syura: 11). Dan adapun terhadap orang-orang yang mengatakan Allah ada dimana-mana, kita katakan: “Maha Suci Alloh dari apa-apa yang mereka sifatkan.” (Al-Mu’minun: 91).

Artikel: gunawananeva.wordpress.com

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: