Archive for the ‘ fiqh ’ Category

Siapa bilang MLM itu haram??

 


Ditengah kelesuan dan keterpurukan ekonomi nasional, datanglah sebuah sistem bisnis yang banyak menjanjikan dan keberhasilan serta menawarkan kekayaan dalam waktu singkat. Sistem ini kemudian dikenal dengan istilah Multi Level Marketing (MLM) atau Networking Marketing. Banyak orang yang bergabung kedalamnya, baik dari kalangan orang-orang awam ataupun dari kalangan penuntut ilmu, bahkan dari berita yang sampai kepada kami ada sebagian pondok pesantren yang mengembangkan sistem ini untuk pengembangan usaha pesantren.

Pertanyaan yang kemudian muncul, apakah bisnis dengan model semacam ini diperbolehkan secara syar’i ataukah tidak ? Sebuah permasalahan yang tidak mudah untuk menjawabnya, karena ini adalah masalah aktual yang belum pernah disebutkan secara langsung dalam litelatur para ulama’ kita.

Namun alhadulillah Allah telah menyempurnakan syari’at islam ini untuk bisa menjawab semua permasalahan yang akan terjadi sampai besok hari kiamat dengan berbagai nash dan kaedah-kaedah umum tentang masalah bisnis dan ekonomi. Oleh karena itu dengan memohon petunjuk pada Allah, semoga Allah mencurahkan cahaya kebenaran- Nya dan menjauhkan kita dari segala tipu daya syaithan.

Bagaimanakah hukum MLM menurut timbangan agama??
Sebelum kita berkata-kata dalam masalah agama tanpa ada ilmu, marilah kita membaca tulisan dibawah ini.

Silahkan download link dibawah ini:

  1. http://www.ziddu.com/download/7569721/Hukum-Syar-i-Bisnis-Multi-Level-Marketing-MLM.pdf.html
  2. http://www.ziddu.com/download/7569722/MLM-HafidzAbdurrahman.doc.html
  3. http://www.ziddu.com/download/7569723/MLM.pdf.html
  4. http://www.ziddu.com/download/7569572/HkumbsnisMLM.mp3.html

Moga bermanfaat..

Iklan

Memelihara jenggot=teroris ???

Jenggot adalah sesuatu yang aneh oleh sebagian umat islam saat ini. Padahal diantara sunnah-sunnah fitroh yang diajarkan oleh Nabi kita yang mulia yaitu memanjangkan atau membiarkan jenggot. Sunnah yang dimaksudkan disini bukanlah sunnah seperti yang difahami dalam ilmu fiqh. Dimana di dalam ilmu fiqh, sunnah adalah suatu perbuatan yang jika dilakukan akan mendapatkan pahala namun apabila ditinggalkan tidaklah mengapa. Sebagaimana telah diketahui bahwa sunnah itu memiliki beberapa makna. Maka kita memaknai sunnah sesuai dengan konteks yang kita bahas. Jadi sunnah dalam konteks ini maksudnya adalah tuntunan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang harus dijadikan contoh bagi umatnya. Sebagaimana firman Allah:
… وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Artinya: Di antara kamu apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya. (Al Hasyr ayat 7).

Masalahnya, banyaknya anggapan orang-orang awam terutama di Indonesia bahwa memelihara jenggot adalah perkara berlebih-lebihan dalam masalah agama, memelihara jenggot adalah kebiasaan orang Arab dan kita orang Indonesia tidak perlu ikut-ikutan, bahkan ada sebagian masyarakat yang menganggap kalau jenggotan itu adalah ciri-ciri teroris. Lalu benarkah anggapan banyak orang ini??
Baca lebih lanjut