Archive for the ‘ nasehat ’ Category

Kata Mutiara- Manusia Rakus

“Ada dua golongan manusia yang rakus dan tidak pernah merasa kenyang, (yaitu) orang yang memiliki ilmu dan orang memiliki dunia. Namun keduanya tidaklah sama. Si pemilik ilmu akan bertambah dalam keridhaan Allah dan sipemilik dunia akan bertambah dalam melampaui batas.” (Adullah ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu)

Jalan manakah yang akan kita pilih??

Kata Mutiara- Dokter Yang Sakit

“Seorang ‘alim adalah dokter agama sedangkan dirham adalah penyakit agama. Andai si dokter lebih memilih penyakit untuk dirinya, kapan ia akan mengobati orang lain?” (Sufyan Ats-Syauri rahimahullah).

Moga Allah meletakkan akhirat dihati kita dan dunia ditangan kita.

Kata Mutiara- Sesuatu Yang Tak Terpisahkan

“Betapa baiknya keimanan bila dihiasi dengan ilmu, dan alangkah indahnya ilmu yang dipercantik dengan amal serta amal yang dipolesi dengan kelembutan. (Dinukil dari MIn Hadyi Salafi fi Tholabil ‘ilmi).

Semoga Allah memberikan hidayahnya kepada kita semua. Hidayah untuk menuntut ilmu dan hidayah untuk mengamalkan ilmu. Serta memudahkan kita untuk menempuh jalan tersebut dan melapangkan dada-dada kita..

Seberapa Pintarkah Anda?

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, “Salah satu kelebihan keledai – padahal ia adalah hewan paling pandir –  bahwasanya seseorang berjalan membawanya kerumahnya dari tempat yang jauh dalam kegelapan malam, maka keledai itu bisa mengenal rumah tersebut. Apabila dilepaskan (dalam kegelapan) dia bisa pulang kerumah tersebut, serta mampu membedakan antara suara yang memerintahkannya berhenti dan yang memerintahkan berjalan. Maka barangsiapa yang tidak mengenal jalan kerumahnya – yaitu surga – dia lebih pandir dari pada keledai”. (Syifaul ‘Aliil : 1/74)

Baca lebih lanjut

Mungkinkah Sarjana Umum Menjadi Ulama???

Ada yang beranggapan itu suatu yang mustahil karena orang tersebut terhitung ‘agak telat’ untuk mendalami dan mengkaji ilmu-ilmu Islam yang demikian luas. Namun survai membuktikan tidak benarnya asumsi semacam ini. Pada zaman ini tidak sedikit kita jumpai para ulama ahli sunnah yang memiliki latar belakang ilmu umum. Di antaranya adalah Muhammad bin Ahmad bin Ismail bin Musthofa al Muqaddam.

Beliau adalah salah seorang ulama ahli sunnah di Mesir. Beliau lahir di kota Iskandariah, Mesir pada awal bulan Dzulqa’dah tahun 1371 H atau 26 Juli 1952.
Baca lebih lanjut

Pelajaran Berharga dari Jalur Gaza

Kekejian Yahudi kepada saudara-saudara kita sesama muslim di Gaza terasa menyakitkan di hati setiap mukmin. Kejahatan-kejahatan seperti itu bukanlah perkara yang aneh dilakukan oleh kaum terlaknat seperti mereka. Setiap muslim hendaknya memberikan bantuan sesuai dengan kemampuannya dan berdoa kepada Allah supaya kesulitan dan musibah yang mencekam saudara-saudara kita di Gaza segera terangkat.

Sejarah hitam Bani Israil

Yahudi adalah kaum yang berani mencela dan mengejek Allah Yang Maha suci. Allah berfirman (yang artinya), “Orang-orang Yahudi berkata; ‘Tangan Allah terbelenggu’. Justru tangan-tangan mereka itulah yang terbelenggu dan mereka dilaknat akibat ucapan yang mereka lontarkan. Bahkan, kedua tangan Allah itu terbentang, Dia akan memberi bagaimanapun yang dia suka.” (QS. al-Maa’idah [5] : 64). Yahudi adalah para pembunuh nabi-nabi. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hal itu terjadi karena mereka senantiasa mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu terjadi akibat kedurhakaan mereka dan karena mereka selalu melampaui batas.” (QS. al-Baqarah [2]: 61). Yahudi adalah saudara kera dan babi yang berusaha untuk mengelabui Allah. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan tanyakanlah kepada Bani Israel tentang negeri yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu, di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan mereka berlaku fasik.” (QS. al-A’raaf [7]: 163).

Baca lebih lanjut

Buktikanlah!!!!

kebahagiaan tidak akan didapatkan di bangku kuliah
kebahagiaan tidak akan didapatkan di kosan
kebahagiaan tidak akan didapatkan di tempat kerja
tapi hanya ada di dalam pernikahan..
anda tidak percaya???
silahkan buktikan …

Dari Redi, dari Ustadz Zainal didalam muqoddimah buku “Romantika Kawin Muda” dengan sedikit perubahan.